Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Lampung. Tiga orang mahasiswa yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaporkan meninggal dunia setelah terbawa arus deras Sungai Way Besai di Pekon (Desa) Sukamarga, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, pada Rabu sore, 23 April 2025, sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tragis ini menimpa rombongan mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di Bandar Lampung.
Kejadian nahas bermula saat enam orang mahasiswa KKN sedang melakukan survei lokasi di sekitar Sungai Way Besai. Diduga, saat berupaya menyeberangi sungai atau berada terlalu dekat dengan bibir sungai, tiba-tiba arus sungai yang deras akibat hujan sebelumnya menyeret mereka. Tiga orang mahasiswa berhasil menyelamatkan diri, namun nahas, tiga rekan mereka mahasiswa meninggal dunia terbawa arus.
Identitas ketiga mahasiswa meninggal yang berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan hingga Kamis dini hari, 24 April 2025, adalah Risa Amalia (21 tahun), Fahri Maulana (20 tahun), dan Ayu Lestari (21 tahun). Ketiganya merupakan mahasiswa semester VI dari program studi yang berbeda. Proses pencarian korban melibatkan tim SAR dari BPBD Lampung Barat, TNI-Polri, dan dibantu oleh warga setempat.
Kapolres Lampung Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Heri Sugito, выразил turut berduka cita atas meninggalnya ketiga mahasiswa meninggal tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa kondisi sungai yang deras akibat hujan menjadi faktor utama dalam kejadian tragis ini. “Kami sangat berduka atas musibah ini. Sungai Way Besai memang dikenal memiliki arus yang cukup kuat, terutama setelah hujan deras,” ujar AKBP Heri Sugito saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian pada Kamis pagi, 24 April 2025.
Lebih lanjut, AKBP Heri Sugito mengimbau kepada seluruh mahasiswa KKN dan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi alam saat melakukan aktivitas di sekitar sungai atau wilayah perairan lainnya. Pihaknya juga menekankan pentingnya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan warga setempat sebelum melakukan survei atau aktivitas di lokasi yang berpotensi berbahaya.
Jenazah ketiga mahasiswa meninggal telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak ректорат perguruan tinggi tempat para korban menimba ilmu juga menyampaikan duka cita mendalam dan akan memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta mahasiswa lainnya yang травмированы akibat kejadian ini. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di alam terbuka.Sumber dan konten terkait
