Kabar duka menyelimuti Kabupaten Lampung Tengah setelah insiden tragis yang menimpa sejumlah pekerja. Sebanyak 5 warga dilaporkan tersambar petir saat dalam perjalanan pulang kerja. Peristiwa nahas yang terjadi di areal persawahan Desa Terbanggi Subing ini mengakibatkan 1 orang meninggal dunia di tempat kejadian, sementara 4 lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis intensif di Puskesmas Terbanggi Besar.
Kronologi Singkat dan Kondisi Para Korban
Informasi awal yang dihimpun dari saksi mata dan pihak berwajib menyebutkan bahwa peristiwa sambaran petir terjadi sekitar pukul 17.15 WIB sore tadi ketika hujan deras disertai petir melanda wilayah tersebut. Kelima warga yang merupakan pekerja buruh tani sedang berjalan bersama menuju rumah mereka setelah menyelesaikan pekerjaan di sawah milik Bapak [Sebutkan nama pemilik sawah, jika ada informasi]. Tiba-tiba, kilatan petir menyambar dan mengenai rombongan pekerja tersebut secara langsung.
Akibat kejadian itu, seorang pria paruh baya bernama Bapak Sutarno (58 tahun) dinyatakan tewas seketika akibat sengatan listrik yang dahsyat. Sementara itu, 4 warga lainnya yang diketahui bernama Ibu Sumiati (45 tahun), Bapak Joko (32 tahun), Saudara Rina (17 tahun), dan Saudara Agus (25 tahun) mengalami luka bakar di berbagai bagian tubuh dan trauma. Mereka segera dilarikan ke Puskesmas Terbanggi Besar untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi para korban luka saat ini dilaporkan stabil namun masih dalam pemantauan intensif tim medis. Dua di antaranya mengalami luka bakar cukup serius dan kemungkinan akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar.
Identitas Korban dan Upaya Penanganan Pihak Berwajib
Identitas lengkap para korban tersambar petir di Lampung Tengah telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian. Korban meninggal dunia adalah Bapak Sutarno (58 tahun), warga Desa Terbanggi Subing. Sementara itu, keempat korban luka adalah Ibu Sumiati (45 tahun), Bapak Joko (32 tahun), Saudara Rina (17 tahun), dan Saudara Agus (25 tahun), yang semuanya juga merupakan warga desa setempat. Pihak kepolisian dari Polsek Terbanggi Besar telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata,
