Aksi kejahatan seksual di jalanan umum kini kian mengancam kenyamanan serta keselamatan kaum perempuan yang sedang beraktivitas di luar rumah. Maraknya kasus begal pelecehan seksual yang menyasar para pengendara sepeda motor wanita di jalanan sepi kini sangat meresahkan warga kota. Pelaku yang mengendarai sepeda motor secara memotong jalan biasanya mendekati korban dari arah belakang sebelum melancarkan aksi tidak senonoh tersebut. Kejadian traumatis ini membuat banyak korban merasa sangat takut dan cemas saat harus mengendarai kendaraan sendirian pada malam hari.
Peristiwa kejahatan jalanan ini menimpa seorang karyawan wanita yang sedang dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya di kawasan jalan utama kota. Pelaku yang mengenakan helm tertutup rapat langsung memepet kendaraan korban dan melakukan aksi pelecehan sebelum akhirnya melarikan diri dengan kecepatan tinggi. Korban yang kaget sempat berteriak meminta pertolongan warga sekitar, namun pelaku sudah berhasil menghilang di kegelapan malam. Kejadian tragis ini langsung dilaporkan oleh korban kepada pihak kepolisian setempat dengan menyertakan bukti rekaman CCTV.
Aparat kepolisian bergerak cepat merespons laporan masyarakat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara serta menyisir rekaman kamera pengawas di sepanjang rute kejadian. Tim penyidik telah mengidentifikasi ciri-ciri kendaraan serta nomor polisi yang digunakan oleh terduga pelaku kejahatan pelecehan seksual tersebut. Polisi berjanji akan memburu dan menangkap pelaku dalam waktu singkat demi memberikan kepastian hukum serta rasa aman bagi warga. Patroli di titik-titik rawan kejahatan juga langsung ditingkatkan secara masif oleh petugas.
Pemerintah daerah bersama kepolisian mengimbau warga, khususnya kaum wanita, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi rute jalanan yang sepi dan gelap. Kasus maraknya kejahatan pelecehan seksual ini menjadi perhatian serius bagi aparat untuk memperbaiki fasilitas penerangan jalan umum di daerah rawan. Masyarakat berharap penanganan kasus begal kejahatan susila ini dapat dilakukan secara tuntas agar menimbulkan efek jera yang kuat bagi pelaku lainnya. Keselamatan kaum wanita di ruang publik harus dijamin secara maksimal oleh negara.
Berbagai elemen organisasi wanita memberikan dukungan moral kepada para korban serta mendesak penegak hukum untuk memberikan sanksi pidana maksimal kepada para pelaku. Masyarakat juga diajak untuk lebih peduli dan berani memberikan pertolongan jika melihat adanya indikasi tindakan pelecehan di ruang publik. Pemasangan kamera CCTV tambahan di sepanjang jalan utama kota dinilai sangat efektif membantu proses identifikasi para pelaku kejahatan jalanan. Sinergi seluruh pihak akan menciptakan ruang publik yang aman dan ramah bagi perempuan.
