Resahkan Warga, Harimau Sumatera Terkam Sapi Ternak di Lampung

Warga di sekitar kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Lampung Barat, kembali diresahkan dengan kemunculan Harimau Sumatera. Kali ini, seekor Harimau Sumatera dilaporkan menerkam seekor sapi ternak milik warga di Pekon (Desa) Sumber Agung, Kecamatan Suoh. Insiden Harimau Sumatera memangsa ternak ini terjadi pada hari Selasa dini hari, 29 April 2025, sekitar pukul 02.00 WIB.

Menurut keterangan dari Kepala Balai Besar TNBBS Wilayah II Lampung, Bapak Amri Wijaya, pihaknya telah menerima laporan dari warga terkait serangan Harimau terhadap ternak. “Kami telah menerima laporan dan tim dari TNBBS sudah turun ke lokasi untuk melakukan verifikasi dan penanganan lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu pagi, 30 April 2025. Berdasarkan hasil identifikasi awal di lokasi kejadian, jejak kaki yang ditemukan di sekitar bangkai sapi dipastikan milik Harimau Sumatera.

Pemilik sapi yang menjadi korban, Bapak Sudirman (50 tahun), mengaku sangat khawatir dengan kejadian ini. Ini bukan kali pertama ternaknya menjadi sasaran Harimau Sumatera. “Dulu juga pernah kejadian, tapi sudah lama. Sekarang muncul lagi, kami jadi takut untuk melepas ternak di dekat hutan,” keluhnya. Bapak Sudirman berharap pihak TNBBS dapat segera mengambil tindakan agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan warga bisa kembali tenang.

Pihak TNBBS menduga, kemunculan Harimau Sumatera di dekat pemukiman warga disebabkan oleh menyempitnya habitat alami mereka dan berkurangnya ketersediaan mangsa di dalam hutan. Selain itu, aktivitas perambahan hutan juga turut memperparah kondisi ini. Tim dari TNBBS akan melakukan berbagai upaya mitigasi, termasuk memasang kamera jebak untuk memantau pergerakan harimau, memberikan sosialisasi kepada warga mengenai cara menghindari konflik dengan satwa liar, serta melakukan patroli rutin di sekitar kawasan rawan.

Kepolisian Sektor Suoh juga telah menerima laporan terkait kejadian ini dan berkoordinasi dengan pihak TNBBS untuk menjaga keamanan warga. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memprovokasi harimau dan segera melaporkan jika melihat kemunculan satwa dilindungi tersebut. Konflik antara manusia dan Harimau Sumatera menjadi perhatian serius dan memerlukan penanganan yang komprehensif dari berbagai pihak untuk menjaga kelestarian satwa langka ini sekaligus keamanan masyarakat.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa