Damkar Evakuasi Gadis Ingin Bunuh diri di Tower BTS Lampung

Sebuah drama penyelamatan heroik terjadi di Lampung, ketika tim pemadam kebakaran (Damkar) berhasil melakukan Damkar Evakuasi Gadis remaja yang mencoba bunuh diri dengan memanjat tower BTS. Aksi cepat tanggap ini berhasil menyelamatkan nyawa seorang gadis muda dari keputusan fatal, sekaligus menyoroti pentingnya dukungan kesehatan mental bagi kaum muda.

Insiden menegangkan ini bermula pada hari Minggu, 25 Mei 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, saat warga di sekitar Jalan Bypass Soekarno-Hatta, Bandar Lampung, melihat seorang gadis remaja berusia sekitar 17 tahun memanjat tower Base Transceiver Station (BTS) hingga ketinggian puluhan meter. Warga yang panik segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, dibantu oleh personel kepolisian dan medis, segera tiba di lokasi kejadian.

Petugas Damkar Evakuasi Gadis tersebut dengan penuh kehati-hatian. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena gadis tersebut menolak dibujuk turun dan beberapa kali terlihat hendak melompat. Kepala Seksi Operasional Damkar Bandar Lampung, Bapak Budi Santoso, S.H., memimpin langsung operasi penyelamatan tersebut. “Kami mengerahkan satu unit mobil tangga dan beberapa personel terlatih. Prioritas kami adalah keselamatan gadis itu dan tim kami,” jelas Bapak Budi Santoso di lokasi kejadian. Setelah negosiasi yang alot selama hampir dua jam, tim Damkar Evakuasi Gadis tersebut berhasil mendekati dan mengamankan gadis itu.

Gadis remaja yang belum diungkap identitasnya tersebut berhasil diturunkan dengan selamat sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah dievakuasi, ia langsung mendapatkan penanganan medis dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) untuk pemeriksaan kesehatan fisik dan mental. Pihak kepolisian dari Polsek Sukarame juga turut mendampingi untuk proses lebih lanjut dan menghubungi pihak keluarga.

Kejadian ini kembali menekankan pentingnya kesadaran akan masalah Kesehatan Mental, khususnya di kalangan remaja. Psikolog anak dan remaja, Ibu Dian Puspasari, M.Psi., dalam wawancara terpisah pada 24 Mei 2025, menyatakan, “Kasus seperti ini adalah lampu merah bagi kita semua. Remaja seringkali menghadapi tekanan besar dan membutuhkan sistem dukungan yang kuat dari keluarga, sekolah, dan lingkungan. Jangan ragu mencari bantuan profesional jika ada tanda-tanda depresi atau pikiran bunuh diri.” Aksi cepat Damkar Evakuasi Gadis ini patut diacungi jempol karena berhasil mencegah tragedi yang lebih besar.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa