Hari: 10 Mei 2025

Kompak Beraksi: Pasutri di Lampung Diringkus Polisi Usai Ganjal Mesin ATM

Kompak Beraksi: Pasutri di Lampung Diringkus Polisi Usai Ganjal Mesin ATM

Aksi kejahatan tidak mengenal status. Buktinya, sepasang suami istri di Lampung harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah tertangkap basah melakukan ganjal mesin ATM. Pasangan ini diduga kuat telah melakukan serangkaian aksi serupa yang meresahkan masyarakat. Kini, ganjal mesin ATM yang mereka lakukan mengantarkan keduanya ke balik jeruji besi.

Penangkapan pasutri pelaku pengganjal mesin ini dilakukan oleh tim Reskrim Polresta Bandar Lampung pada hari Jumat, 9 Mei 2025, sekitar pukul 21.00 WIB. Kedua pelaku yang diketahui berinisial AR (34) dan istrinya, SL (31), diamankan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan dari beberapa korban yang mengalami kesulitan saat bertransaksi di ATM dan kehilangan uangnya.

Modus operandi pasangan ini adalah dengan memasukkan benda kecil, seperti tusuk gigi atau potongan lidi, ke dalam slot kartu ATM. Akibatnya, kartu ATM korban akan tersangkut dan tidak bisa keluar setelah dimasukkan. Saat korban panik dan berusaha mencari bantuan, salah satu pelaku akan berpura-pura membantu, namun justru mengamati nomor PIN korban. Setelah korban pergi dengan kartu yang masih tertahan, pelaku akan mengambil kartu tersebut dan menguras isi rekening korban. Aksi ganjal mesin ATM ini terbukti efektif menipu sejumlah nasabah.

Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Herianto, penangkapan pasutri ini merupakan hasil dari penyelidikan mendalam berdasarkan laporan dari para korban dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di beberapa lokasi ATM. Dari rekaman CCTV, terlihat jelas bagaimana kedua pelaku bekerja sama dalam menjalankan ganjal mesin ATM. Saat penangkapan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk alat yang digunakan untuk mengganjal mesin ATM dan beberapa kartu ATM milik korban.

Kini, pasangan suami istri pelaku ganjal mesin ATM tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum. Mereka akan dijerat dengan pasal tentang pencurian dengan pemberatan. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi di ATM dan segera melapor jika mengalami kejanggalan atau menjadi korban tindak kejahatan serupa. Kejadian ini menjadi pelajaran penting tentang kewaspadaan dan perlunya memeriksa kondisi mesin ATM sebelum melakukan transaksi.

Sopir Tabrak Siswa di Lampung Terancam Tersangka: Identitas Terungkap, Proses Hukum Bergulir

Sopir Tabrak Siswa di Lampung Terancam Tersangka: Identitas Terungkap, Proses Hukum Bergulir

Kasus tragis sopir tabrak siswa hingga menyebabkan kematian di Lampung memasuki babak baru. Pihak kepolisian telah berhasil mengungkap identitas sopir mobil Nissan yang terlibat dalam insiden maut tersebut. Akibat perbuatannya, sopir tersebut kini terancam menjadi tersangka dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku. Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kehati-hatian dan tanggung jawab pengemudi di jalan raya, terutama di sekitar area sekolah.

Identitas sopir mobil Nissan yang terlibat dalam tabrak siswa tersebut telah dikantongi oleh pihak kepolisian setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Informasi ini menjadi krusial dalam proses hukum selanjutnya. Pihak kepolisian kini tengah mendalami lebih lanjut mengenai kronologi kejadian, termasuk kecepatan kendaraan saat kejadian, kondisi fisik dan mental sopir, serta faktor-faktor lain yang mungkin menjadi penyebab terjadinya kecelakaan tragis ini.

Ancaman status tersangka bagi sopir tersebut didasarkan pada dugaan kelalaian dalam mengemudi yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Pasal-pasal terkait lalu lintas dan angkutan jalan yang mengatur tentang kelalaian pengemudi yang menyebabkan kecelakaan dengan korban jiwa akan menjadi acuan dalam proses penyidikan. Pihak kepolisian akan mengumpulkan bukti-bukti yang kuat untuk menetapkan status hukum sopir tersebut dan melimpahkan berkas perkara ke pihak kejaksaan untuk proses lebih lanjut.

Kematian seorang siswa akibat tabrakan ini tentu menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban, pihak sekolah, dan masyarakat Lampung secara luas. Tragedi ini menjadi pengingat yang menyakitkan akan betapa rentannya keselamatan pejalan kaki, terutama anak-anak sekolah, di jalan raya. Peningkatan kesadaran akan pentingnya berbagi jalan dengan aman dan menghormati hak-hak pejalan kaki perlu terus digalakkan.

Pihak kepolisian diharapkan dapat melakukan proses hukum secara transparan dan adil terhadap sopir yang terlibat. Proses hukum yang tegas diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarga, serta memberikan efek jera bagi pengemudi lain agar lebih berhati-hati dan bertanggung jawab saat berkendara, khususnya di area yang ramai dengan aktivitas anak-anak sekolah. Kasus sopir tabrak siswa ini menjadi perhatian serius dan diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak demi terciptanya lalu lintas yang lebih aman dan berkeselamatan.Sumber dan konten terkait

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa