Pelaku Penembakan Polisi di Mapolda Lampung Berhasil Ditangkap, Motif Masih Didalami
Tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung berhasil meringkus pelaku penembakan yang terjadi di lingkungan Mapolda Lampung pada hari Senin, 5 Mei 2025 lalu. Tersangka yang diketahui berinisial AS (35 tahun) diamankan di sebuah persembunyian di kawasan Bandar Lampung pada Selasa malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Penangkapan ini mengakhiri pengejaran intensif yang dilakukan aparat kepolisian selama beberapa hari terakhir.
Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa pelaku penembakan melakukan aksinya dengan menggunakan senjata api ilegal jenis pistol rakitan. Insiden penembakan tersebut mengakibatkan seorang anggota polisi berpangkat Briptu, bernama David Kurniawan, mengalami luka tembak di bagian lengan saat sedang bertugas di pos penjagaan Mapolda Lampung. Setelah kejadian, pelaku penembakan langsung melarikan diri, memicu operasi pengejaran skala besar oleh Polda Lampung.
Kapolda Lampung, Irjen Pol. Suroso Mulyono, dalam konferensi pers di Mapolda Lampung pada Rabu siang, membenarkan penangkapan pelaku penembakan tersebut. Beliau mengapresiasi kerja keras tim gabungan yang berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu singkat. “Kami telah berhasil menangkap tersangka AS, pelaku penembakan anggota kami beberapa hari lalu. Saat ini, tersangka sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mengetahui motif di balik aksinya,” ujar Irjen Pol. Suroso Mulyono.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Anwar Sanusi, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, menjelaskan bahwa penangkapan tersangka AS dilakukan tanpa perlawanan. Pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata api rakitan yang diduga digunakan pelaku saat melakukan penembakan. “Kami masih mendalami motif tersangka. Beberapa kemungkinan sedang kami selidiki, termasuk dendam pribadi atau adanya keterkaitan dengan kelompok tertentu,” jelas Kombes Pol. Anwar Sanusi.
Saat ini, Briptu David Kurniawan dilaporkan dalam kondisi stabil dan sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Pihak kepolisian memastikan akan memberikan penanganan medis terbaik kepada korban. Penangkapan pelaku ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya, serta menunjukkan keseriusan aparat kepolisian dalam menindak tegas segala bentuk tindak pidana, termasuk penyerangan terhadap anggota Polri. Kasus ini menjadi perhatian serius dan diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk tidak melakukan tindakan melawan hukum.
